Tentang Cinta Manusia

full_size_20151006181347.jpg

Aku tidak menuntut apapun darimu.

Tapi jika ia cinta, ia akan memberi tanpa diminta.

Aku tak ingin meminta penjelasan kepadamu.

Tapi jika ia cinta, ia akan berbagi tanpa pandang materi.

Karena jika ia cinta, tak ada rahasia lagi antara dua hati.

Aku tak ingin merusak bahagiamu.

Karena jika aku cinta, bahagiamu adalah bahagiaku.

Tapi jika ia cinta, bahagiaku adalah bahagianya juga.

Aku tak akan memintamu menoleh kepadaku.

Tapi jika ia cinta, ia tak akan memalingkan pandangannya darimu.

Aku tak akan meminta waktu dan perhatianmu.

Tapi jika ia cinta, ia tak segan mengorbankan segalanya untukmu.

Hanya saja, aku ingin rasakan cinta seperti itu.

Maafkan aku yang hanya manusia.

Aku akan menuntut.

Aku akan meminta penjelasan.

Aku akan mencampuri bahagiamu.

Aku akan memintamu menoleh padaku.

Aku akan meminta waktu dan perhatianmu.

Hanya saja, aku tak bisa memaksa.

Aku maafkan dirimu yang hanya manusia.

Tapi..

Saat kau memberi tanpa diminta,

Saat kau mulai berbagi rahasia,

Saat bahagiaku juga menjadi bahagiamu,

Saat kau tak memalingkan pandanganmu,

Dan saat kau mengorbankan segalanya untukku,

Aku harap saat itu kau melakukannya karena kau yang memang mencintaiku.

Tapi jika tidak,

Aku maafkan dirimu yang hanya manusia.

Dan jika aku tidak melakukannya,

Maafkanlah aku yang hanya manusia.

Advertisements
This entry was posted in Curhatan, Hearts, Poetry and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s